Anggaran untuk pembiayaan pemeliharaan dan perbaikan jalur pantura mencapai Rp1,7 triliun per tahun.
MENJELANG Le baran, sejumlah jalan utama un tuk arus mudik mulai diperbaiki. Di Jawa Barat, tepatnya di jalur pantura, yang merupakan kontrak berbasis kinerja terpantau, paket Ciasem-Pamanukan sudah diperbaiki.
Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, menegaskan jalur pantura Jawa Barat sejauh 273,31 km sudah layak dilewati. “Jalan yang berlubang sudah diperbaiki. Jalan yang lapisannya terkelupas sudah diperbaiki, sedangkan gorong-gorong akan selesai sekitar seminggu atau dua minggu ini,“ kata Djoko saat memantau jalur paket CiasemPamanukan sejauh 18,5 km, kemarin.
Djoko juga berkesempatan memantau paket peningkatan struktur jalan Sewo-Patrol, tepatnya di Pasar Sukra. Kondisi jalan menuju Cirebon tersebut telah selesai diperbaiki per 9 Mei lalu. Kendaraan pun bisa melintas seperti biasa.
Kemudian ruas jalan Cirebon-Losari di bawah jembatan flyover Gebang mulai ditambahi rigid pada satu sisi. Djoko menargetkan akhir Juni penambahan rigid akan selesai. Sayangnya, di simpang Jomin ada beberapa jalan rusak. Namun, Djoko menjamin perbaikan jalan bisa dilakukan singkat karena kategori kerusakan ringan.
Adapun anggaran perbaikan untuk tiga ruas jalan berbeda-beda. Untuk paket Ciasem-Pamanukan digelontorkan anggaran Rp14 miliar, sedangkan peningkatan struktur jalan Sewon-Patrol sepanjang 8,3 km senilai Rp48 miliar. Adapun untuk rekonstruksi Cirebon-Losari yang berjarak 2,14 km mencapai Rp17 miliar.
Naik tiga kali Kondisi pantura Jawa Tengah pun tidak luput diperbaiki. Hasil penelitian yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan menyatakan rasio kepadatan pantura Jawa Tengah hingga 2013 mencapai 0,6 v/c (volume/capacity). Padahal, rasio 0,5 v/c termasuk kategori padat, sedangkan 0,8 v/c tergolong kritis.
“Lalu lintas harian rata-rata (llr) Losari-Tegal tahun lalu mencapai 59.224 llr, atau naik 3 kali lipat dari normal yang hanya 20 ribu,“ kata Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Jawa Tengah, Parjo.
Tingginya rasio lalu lintas harian itu memengaruhi tingkat kecepatan kerusakan jalan seperti yang terjadi di pantura Jawa saat ini.
Persoalan kerusakan jalur pantura ini telah lama menjadi sorotan publik. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun turut meninjau kondisi pantura saat terjadi banjir besar beberapa waktu lalu yang melumpuhkan jalur utara.
Pada kesempatan sama, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah V Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Hedy Rahadian, menjelaskan anggaran untuk pembiayaan pemeliharaan dan perbaikan jalur pantura mencapai Rp1,7 triliun per tahun.
“Pembiayaan untuk jalan berumur 10 tahun sepanjang 1.300 km itu seharusnya sampai Rp1,7 triliun per tahun.
Kalau sekarang ini masih kurang. Sekitar Rp500 miliar per tahunnya,“ kata Hedy.
Ia menyebutkan setiap tahun anggaran untuk jalur pantura pas-pasan. Sementara kendaraan yang melintas dengan beban berlebihan mencapai 60%. “Di Amerika batas mst (muatan sumbu terberat) 8 ton, Indonesia sudah paling hebat berani 10 ton mst,“ tandas Hedy.
Seharusnya, lanjut Hedy, jika ada penambahan kapasitas mst, anggaran pun akan naik sebesar 30%-40%. Hal itu diamini Kabag Operasional Korlantas Polri, Kombes Istiono. “Rasionalisasi jalan selalu ketinggalan dengan pertumbuhan ekonomi,“ tegasnya. (N-3) Media Indonesia, 21/05/2014, halaman 12
Jumat, 23 Mei 2014
Senin, 14 April 2014
Bandara Mutiara Berubah Nama
PALU, SULAWESI TENGAH - TERMINAL baru Bandara Mutiara SIS Aljufrie, Kota Palu, Sulawesi Tengah, diresmikan, kemarin. Terminal itu dibangun dengan dana APBN sebesar Rp139,2 miliar.
Pengoperasian terminal dilakukan bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-50 Provinsi Sulawesi Tengah oleh Gubernur Longki Djanggola. Hadir juga sejumlah bupati dan wali kota, serta keluarga besar Alkhairaat.
Selain peresmian terminal, dikukuhkan juga perubahan nama dari Bandara Mutiara Palu menjadi Bandara Mutiara SIS Aljufrie Palu. Doa bersama peresmian nama itu dipimpin Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Aljufri, cucu Habib Idrus bin Salim (SIS) Aljufri.
“Terminal bandara bisa menampung 800 penumpang dengan luas areal mencapai 4.800 m2 bujur sangkar.
Saat ini, jumlah penumpang mencapai 1 juta orang per tahun,“ kata Benyamin Apituley, kepala bandara. Di Denpasar, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Bali Gusti Ngurah Sudiana mengingatkan agar rencana pembangunan bandara baru di Kabupaten Buleleng tidak menggusur pura yang sudah ada.
“Kami mendukung pembangunan bandara baru itu karena berdampak positif untuk pemerataan pembangunan dan perekonomian masyarakat Bali, tetapi jangan sampai ada penggusuran pura, desa adat, dan kuburan.“ (HF/OL/Ant/N-2/ MEDIA INDONESIA, 14/04/2014, HAL : 12)
Pengoperasian terminal dilakukan bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-50 Provinsi Sulawesi Tengah oleh Gubernur Longki Djanggola. Hadir juga sejumlah bupati dan wali kota, serta keluarga besar Alkhairaat.
Selain peresmian terminal, dikukuhkan juga perubahan nama dari Bandara Mutiara Palu menjadi Bandara Mutiara SIS Aljufrie Palu. Doa bersama peresmian nama itu dipimpin Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Aljufri, cucu Habib Idrus bin Salim (SIS) Aljufri.
“Terminal bandara bisa menampung 800 penumpang dengan luas areal mencapai 4.800 m2 bujur sangkar.
Saat ini, jumlah penumpang mencapai 1 juta orang per tahun,“ kata Benyamin Apituley, kepala bandara. Di Denpasar, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Bali Gusti Ngurah Sudiana mengingatkan agar rencana pembangunan bandara baru di Kabupaten Buleleng tidak menggusur pura yang sudah ada.
“Kami mendukung pembangunan bandara baru itu karena berdampak positif untuk pemerataan pembangunan dan perekonomian masyarakat Bali, tetapi jangan sampai ada penggusuran pura, desa adat, dan kuburan.“ (HF/OL/Ant/N-2/ MEDIA INDONESIA, 14/04/2014, HAL : 12)
Selasa, 01 April 2014
Dominasi Mercedes di Sepang Berlanjut
SETELAH menguasai tiga latihan bebas, tim Mercedes melanjutkan dominasinya pada ajang balap Formula 1 GP Malaysia. Di babak kualifikasi, kemarin, Mercedes menempatkan dua pembalapnya di posisi tiga besar. Lewis Hamilton menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 59,431 detik.
Itu merupakan pole position kedua Hamilton setelah di seri pembuka GP Australia dua pekan silam juga start dari posisi terdepan. “Saya sangat senang dengan apa yang bisa kami lakukan sepanjang pekan.
Namun, hari ini sangat luar biasa,“ ungkap pembalap Inggris tersebut yang telah 33 kali meraih pole position sepanjang kariernya. Rekan setim Hamilton, Nico Rosberg, juga tampil luar biasa. Juara GP Australia itu akan start dari posisi ketiga setelah membukukan waktu 2 menit 0,050 detik.
Dominasi duet Mercedes tersebut hanya mampu disaingi Sebastian Vettel. Pembalap tim Red Bull itu kembali menunjukkan kuali tasnya sebagai juara dunia dengan berada di posisi dua setelah terpaut 0,055 detik dari waktu Hamilton.
Rekan setim Vettel, Daniel Ricciardo, menjadi yang tercepat kelima di bawah pembalap Ferrari Fernando Alonso yang mencetak waktu tercepat keempat.
Kesuksesan menjadi yang tercepat kedua merupakan pencapaian luar biasa pembalap Jerman tersebut. Pasalnya, hingga sesi latihan Jumat (28/3) mobil Red Bull yang dikendarainya dinilai masih belum cukup baik untuk bertarung dengan mobil lain.
Mampu menempati posisi start akan menambah semangat juara dunia empat kali Formula 1 itu untuk bisa meraih hasil bagus di Sepang setelah gagal finis di Australia.
“Di awal kualifikasi 1, kami sempat waswas karena mobil masih masalah. Setelah itu, semuanya berjalan baik,“ jelas Vettel. Walau senang dengan performa mobilnya, Vettel mengaku akan sulit untuk bisa mengalahkan Mercedes dalam lomba yang akan berlangsung hari ini. Menurutnya, tahun ini Mercedes memiliki mobil terbaik.
“Sulit untuk mengalahkan mereka (Mercedes). Namun, itu bukan hal yang mustahil dilakukan. Merupakan hal menyedihkan jika saat bangun pagi, Anda berpikir hanya akan bisa finis di posisi dua, lima, atau delapan. Kami datang ke Malaysia untuk menang,“ tegas pembalap berusia 26 tahun itu. (Rtr/Wdo/R-1/MEDIA INDONESIA,30/03/2014), HAL:8)
Itu merupakan pole position kedua Hamilton setelah di seri pembuka GP Australia dua pekan silam juga start dari posisi terdepan. “Saya sangat senang dengan apa yang bisa kami lakukan sepanjang pekan.
Namun, hari ini sangat luar biasa,“ ungkap pembalap Inggris tersebut yang telah 33 kali meraih pole position sepanjang kariernya. Rekan setim Hamilton, Nico Rosberg, juga tampil luar biasa. Juara GP Australia itu akan start dari posisi ketiga setelah membukukan waktu 2 menit 0,050 detik.
Dominasi duet Mercedes tersebut hanya mampu disaingi Sebastian Vettel. Pembalap tim Red Bull itu kembali menunjukkan kuali tasnya sebagai juara dunia dengan berada di posisi dua setelah terpaut 0,055 detik dari waktu Hamilton.
Rekan setim Vettel, Daniel Ricciardo, menjadi yang tercepat kelima di bawah pembalap Ferrari Fernando Alonso yang mencetak waktu tercepat keempat.
Kesuksesan menjadi yang tercepat kedua merupakan pencapaian luar biasa pembalap Jerman tersebut. Pasalnya, hingga sesi latihan Jumat (28/3) mobil Red Bull yang dikendarainya dinilai masih belum cukup baik untuk bertarung dengan mobil lain.
Mampu menempati posisi start akan menambah semangat juara dunia empat kali Formula 1 itu untuk bisa meraih hasil bagus di Sepang setelah gagal finis di Australia.
“Di awal kualifikasi 1, kami sempat waswas karena mobil masih masalah. Setelah itu, semuanya berjalan baik,“ jelas Vettel. Walau senang dengan performa mobilnya, Vettel mengaku akan sulit untuk bisa mengalahkan Mercedes dalam lomba yang akan berlangsung hari ini. Menurutnya, tahun ini Mercedes memiliki mobil terbaik.
“Sulit untuk mengalahkan mereka (Mercedes). Namun, itu bukan hal yang mustahil dilakukan. Merupakan hal menyedihkan jika saat bangun pagi, Anda berpikir hanya akan bisa finis di posisi dua, lima, atau delapan. Kami datang ke Malaysia untuk menang,“ tegas pembalap berusia 26 tahun itu. (Rtr/Wdo/R-1/MEDIA INDONESIA,30/03/2014), HAL:8)
Langganan:
Postingan (Atom)