Ratusan warga Dusun Koto Menanti Kecamatan Salo, Minggu (10/11/2013), ramai-ramai mendatangi lokasi penggalian C di desa tersebut. Warga melakukan aksi protes karena pemilik galian C memutuskan akses jalan dari desa mereka ke Desa Sipungguk.
Pemutusan ini dilakukan karena lokasi ini adalah lokasi galian C, sementara warga memerlukan jalan sebagai sarana transportasi. Pemutusan ini dilakukan pengusaha tersebut karena melakukan kegiatan galian C dengan menggunakan alat berat.
Tampilkan postingan dengan label Riau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Riau. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 April 2020
Selasa, 07 April 2020
Tarman Azzam: Banyak Orang Salah Persepsi Terhadap Pers
PEKANBARU, Selama ini banyak orang salah persepsi terhadap pers. Bahkan ada yang menganggap pers itu penganggu kehidupannya. Padahal jika dirunut lebih lanjut, peranan pers itu sangat penting, terutama dalam melakukan kontrol sosial dan mengontrol pemerintah.
Hal itu dikatakan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Tarman Azam pada acara Forum Kerjasama Dinas Komunikasi dan Informatika dan Pengolahan data Elektronik (Diskominfo PDE) Riau, Rabu (26/10) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Acara ini diikuti sejumlah wartawan dan praktisi Humas di Riau.
Hal itu dikatakan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Tarman Azam pada acara Forum Kerjasama Dinas Komunikasi dan Informatika dan Pengolahan data Elektronik (Diskominfo PDE) Riau, Rabu (26/10) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Acara ini diikuti sejumlah wartawan dan praktisi Humas di Riau.
Minggu, 05 April 2020
BPOM Temukan Kosmetik Berbahaya di Tiga Kecamatan di Rohul Tahun 2012
Rokan Hulu, Pada operasi di tiga kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (9/8/12), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau masih menemukan kosmetik berbahan berbahaya dan minuman suplemen Kratingdaeng Red Bull yang tidak memiliki izin edar di Indonesia.
Di Toko Sederhana DP, dekat Sungai Batang Lubuh Pasirpangaraian, tim menemukan 55 kotak minuman produksi Thailand. Minuman ini disita karena mengandung kafein tinggi dan tidak memiliki izin edar.
Kadiskes Rohul, Wildan Asfan Hasibuan, didampingi Kabid Pelayanan Kesehatan Dian, mengatakan, BPOM Riau turunkan enam personilnya. Setiap tim beranggotakan antara empat sampai lima orang.
Di Toko Sederhana DP, dekat Sungai Batang Lubuh Pasirpangaraian, tim menemukan 55 kotak minuman produksi Thailand. Minuman ini disita karena mengandung kafein tinggi dan tidak memiliki izin edar.
Kadiskes Rohul, Wildan Asfan Hasibuan, didampingi Kabid Pelayanan Kesehatan Dian, mengatakan, BPOM Riau turunkan enam personilnya. Setiap tim beranggotakan antara empat sampai lima orang.
Langganan:
Postingan (Atom)