Senin, 25 Januari 2016

Suku Cadang Kendaraan Kerap Dicuri

KONDISI pul atau penampungan angkutan umum bermasalah yang berada di Jalan Ring Road, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, tidak aman. Suku cadang sejumlah kendaraan yang ‘menginap’ di lokasi tersebut hilang karena dicuri.

Karena lokasi dinilai tidak aman, para sopir dan kernet angkutan umum terpaksa ikut menginap di lokasi untuk menjaga kendaraan majikan mereka. Mereka khawatir onderdil kendaraan dipreteli oleh orang-orang tidak bertanggung ja wab. Apalagi, semua orang bebas keluar masuk tempat penampungan tersebut karena lokasinya terbuka dan mudah diakses dari arah Rawa Buaya dan Duri Kosambi.

Reza Sitanggang, 35, sopir bus Kopami Jaya jurusan Pasar SenenKalideres, mengaku sudah sebulan menunggui bus di pul Rawa Buaya.Ia diminta majikan untuk menung gui dua bus yang dikandangkan oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) itu agar onderdil bus tetap utuh. Beberapa sopir dan pemilik bus lainnya mengeluh karena onderdil bus mereka hilang.

“Kalau enggak dijaga begini, saya khawatir onderdil bus dicuri orang.

Teman-teman saya yang metromininya dikandangkan di sini, banyak yang kehilangan onderdil, antara lain dinamo amper,” katanya, saat ditemui di pul angkutan umum Rawa Buaya, pekan lalu. Untuk menjaga kedua bus itu ia mendapat upah Rp150.000 per hari.

Berdasarkan pantauan, jumlah kendaraan yang berada di penampungan saat itu tercatat 114 unit yang terdiri atas bus besar, sedang, taksi, mikrolet, bajaj, dan mobil pribadi. Kendaraan yang sebagian lebih mirip rongsokan itu ditata berjajar di area seluas 20 hektare dengan posisi berbentuk pagar. Namun, lokasi itu belum dilengkapi kamera pemantau atau CCTV.

Kepala Derek Dishubtrans DKI Jakarta Rusbandi saat dimintai kon? rmasi terkait keluhan pemilik dan sopir angkutan umum tentang terjadinya pencurian onderdil, mengakui telah menerima laporan tentang sejumlah pencurian itu. Ia juga membenarkan pengamanan pul Rawa Buaya sangat minim dan belum dilengkapi CCTV.

Rusbandi hanya mengimbau para pemilik bus agar mencopot suku cadang kendaraan yang rawan hilang seperti as roda dan dinamo amper. “Pada siang dan malam hari ada petugas keamanan yang piket, masing-masing dua orang,” katanya. (Sri/J-2) 18 Januari 2016, Halaman 21

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar